Ketika Mata Air Sekolah Kering: Catatan dari Musim Kemarau Panjang
Musim kemarau tahun ini menyingkap sesuatu yang jarang dibicarakan: banyak mata air di sekitar sekolah yang selama ini jadi andalan kini me…
Laboratorium energi sekolah menengah vokasi di Sangatta mulai menguji tangki penyimpanan hidrogen bertekanan rendah untuk memperpanjang jarak tempuh sepeda motor listrik.
Selama dua pekan terakhir, bengkel energi terbarukan di sebuah sekolah vokasi Sangatta tidak pernah sepi. Sebuah tangki hidrogen putih kekuningan dipajang di tengah ruang, disambung selang tipis menuju motor listrik yang biasa dipakai siswa berkirim paket antarjam pelajaran.
Kepala laboratorium menyebut uji coba ini masih dalam tahap pertama: memastikan tekanan tangki stabil sekaligus mengukur penurunan daya saat tanjakan. Hasil awal cukup menjanjikan, jarak tempuh rata-rata naik sekitar 40 persen dibanding baterai tunggal.
Kami tidak sedang mengejar rekor. Yang kami kejar adalah siswa yang paham cara kerja energi bersih dari bahan bakunya. — Puji Santoso, Kepala Laboratorium Energi
Rencananya, bila tahap kedua lolos, motor uji akan dipakai untuk antar-jemput tamu sekolah pada kegiatan tahunan bulan depan.