Rabu, 23 September 2026 Edisi September 2026
Menulis dengan teliti · melihat dengan jernih
Terbaru
Lingkungan · Analisis

Ketika Mata Air Sekolah Kering: Catatan dari Musim Kemarau Panjang

Musim kemarau tahun ini menyingkap sesuatu yang jarang dibicarakan: banyak mata air di sekitar sekolah yang selama ini jadi andalan kini mengering lebih cepat dari biasanya.

Jam istirahat pertama, Emir bergegas ke belakang mushala untuk mengecek bak penampung. Airnya hanya sepertiga. Emir menghela napas, lalu mengisi jeriken plastik dari keran utama yang berada lebih dekat dengan sumur bor sekolah.

Sumur bor menjadi penolong terakhir

Menurut catatan posko air sekolah, kebutuhan harian rata-rata 2.400 liter. Sebelum kemarau, mata air peninggalan belanda di lereng belakang bisa memenuhi separuhnya. Sekarang debitnya nyaris nol sejak akhir Agustus.

Apa yang telah dilakukan

  • Penampungan hujan di atap gedung olahraga diaktifkan penuh.
  • Kran toilet dialihkan ke sistem daur ulang greywater sederhana.
  • Jumlah jam praktik mencuci alat lab dipangkas untuk hemat air.
Air bukan hanya kebutuhan teknis. Ia juga pelajaran kesabaran untuk seluruh warga sekolah. — Guru Biologi

Tim kerja sama dengan pemerintah desa telah diusulkan untuk memetakan ulang titik mata air. Semua berharap hujan datang sebelum jadwal ujian praktik akhir semester.

Tag:

Bacaan Terkait

Lebih banyak →