Panduan Menyusun Portofolio Digital yang Berbicara
Delapan langkah mengubah kumpulan karya menjadi narasi profesional — dari pemilihan proyek hingga halaman pertama yang meyakinkan.
Percakapan singkat dengan pemimpin redaksi soal visi, cara kerja, dan janji editorial.sampai.xyz kepada pembaca.
Editorial Sampai baru saja terbit. Sebelum menyajikan lebih banyak liputan, kami ingin memperkenalkan diri lebih jujur — bukan lewat halaman profil yang rapi, melainkan lewat percakapan dengan pemimpin redaksi, Arief Rahman, di ruang kerjanya yang berantakan.
Karena Indonesia membutuhkan lebih banyak jurnalisme yang lambat baca dan cepat dipercaya. Ruang bicara makin bising, tapi ruang berpikir makin sempit. Kami ingin jadi ruang yang tenang itu.
“Kami tidak mengejar kecepatan demi kecepatan. Setiap klaim yang kami tulis punya sumber yang bisa dicek, setiap angka bisa ditelusuri, dan setiap kesalahan kami koreksi dengan terang-terangan. Integritas adalah produk utama kami,” katanya.
Koreksi yang jujur lebih mahal harganya daripada berita yang sempurna.
Menambahkan kanal baru, membuka halaman pembaca, dan menerjemahkan liputan ke bahasa daerah secara bertahap. Semua bertumpu pada satu pertanyaan tiap pagi: apakah tulisan ini berguna bagi orang yang membacanya?
Redaksi Editorial Sampai terbuka untuk masukan pembaca melalui kanal kontak di bagian atas situs.